Assign modules on offcanvas module position to make them visible in the sidebar.

Main Menu

Data, adalah Harta Paling Berharga di Era Digital ini

 

Kita kita tahu bahwa bisa di abad ke-20 harta yang paling berharga di dunia ini adalah minyak. Dimana pada zaman itu dunia sedang memasuki sebuah fase yang namanya revolusi industri. Dari fase revolusi industri itu mau tidak mau setiap perusahaan harus menggunakan minyak sebagai bahan bakar operasionalnya. Kemudian selain operasional perusahaan yang menyerap bahan bakar minyak adalah transportasi. Diantaranya adalah bensin dan solar untuk menggerakkan mobil. Kemudian avtur untuk menggerakkan pesawat.

 
Kesemuanya tersebut mengambil minyak sebagai bahan bakar. Maka faktanya minyak bumi adalah merupakan harta paling berharga di zaman revolusi industri. Sehingga banyak orang mengatakan bahwa minyak bumi merupakan emas hitam. Maknanya emas hitam adalah bahwa minyak bumi merupakan harta yang lebih berharga daripada emas.
 
Dan memasuki tahun 90-an yang dilanjutkan tahun 2000-an, muncul-lah teknologi komputer. Setelah komputer muncul diikuti tidak lama selanjutnya dengan kemunculan internet. Dengan munculnya internet maka menjadikan internet sebagai ladang bisnis baru. Maka selanjutnya muncul bisnis-bisnis baru dengan menggunakan internet. Diantaranya seperti Google Facebook Twitter marketplace marketplace dan lain sebagainya.
 
Kemunculan bisnis bisnis baru dengan menggunakan internet tersebut dibarengi dengan melonjaknya kebutuhan akan pangkalan data. Dan pada akhirnya data menjadi barang yang paling berharga di era Milenia ini. Karena perusahaan yang memiliki data dapat menggunakan data tersebut untuk diolah menjadi analisa market produk-produk mereka. Atau paling tidak diolah untuk menjadi data trending yang dapat dijual ke pihak ketiga.
 
Dengan kepemilikan data yang disimpan di server-server mereka, mereka pun bebas menggunakannya untuk kebutuhan analisa kebutuhan konsumen. Mereka pun dapat dengan bebas mendapatkan trend ke arah mana konsumsi masyarakat. Jadilah data menjadi hal yang paling diburu di era Milenia ini.
 
Salah satu bentuk teknologi untuk mendapatkan data konsumen adalah dengan layanan Software As a Service (SAaS). Layanan ini memungkinkan sebuah perusahaan teknologi untuk mendapatkan data dari menggali kebutuhan customer.
 
Sebagai contoh misalnya sebuah perusahaan yang menawarkan jasa software pengelolaan usaha kos-kosan. Dia menawarkan software yang diinstal secara online di Cloud. Sementara cloud tersebut berada dibawah pengelolaan perusahaan tersebut. Maka secara otomatis customer akan memasukkan data-datanya ke cloud tersebut.
 
Maka perusahaan penyedia layanan software kos-kosan akan mendapatkan data dari seluruh customer nya. Akhirnya perusahaan penyedia layanan software kos-kosan online tersebut dapat menggunakan data customer yang disimpan di server-nya tersebut untuk diolah menjadi lahan pangsa pasar marketing baru.

Langkah ekstrimnya maka pilihlah software usaha kos-kosan yang tidak disimpan di server penyedia layanannya. Dengan demikian data Anda aman dan bebas anda gunakan sendiri tanpa perlu khawatir akan dimanfaatkan oleh penyedia layanan. Namun jika anda berkenan, maka ya tidak masalah menggunakan software sistem cloud yang biasanya memang lebih murah secara pembiayaan. Semua kembali kepada anda.