14 Cara Jualan di Facebook Status Yang Efektif untuk Produk Mainan Anak

Untuk anda para ibu-ibu yang ingin berjualan produk untuk anak-anak insyaAllah pasarnya tidak akan pernah habis. Selama orang masih punya anak, selama itu pula produk mainan anak akan tetap dibutuhkan pasar.

Hanya produknya saja yang perlu mengakomodir kebutuhan psikologis anak. Nah saat produknya sudah ada dan sudah ada tim riset yang mengembangkan, maka tugas kita hanyalah memasarkan.

--------------------------------------
Perkiraan waktu baca : 10 menit
Hindari skimming untuk pemahaman optimal
--------------------------------------

Ada banyak cara memasarkan produk. Ratusan atau bahkan ribuan cara. Untuk kali ini Ngobiss Network akan mencoba mengulik salah satu saja metode menjual yang sudah cukup familiar bagi kita namun mungkin saja masih banyak yang belum paham kekuatannya. Cara sederhana itu adalah dengan hanya berjualan menggunakan status pada profil facebook.Ya hanya itu. Tidak lebih.

Ini tentu saja merupakan sarana gratis untuk berjualan. Dan sangat mudah karena semua orang siapa sih yang tidak pernah mainan facebook dasar ini. Bukan facebook muluk-muluk macam menggunakan ads. Tidak perlu. Cukup pake status dan komen-komenan. Menarik kan ibu-ibu ?

Selama ini mungkin ibu-ibu juga sudah melakukan cara jualan di facebook status. Hanya saja mungkin masih perlu sedikit dimodifikasi caranya. Cara berikut bisa anda coba :

  1. Bikin user profile asli yang mencerminkan diri anda dan usaha anda.
    Kenapa harus asli ? Ya karena dengan user asli mencerminkan keseriusan dan trust dari orang lain. Bagaimana orang bisa percaya kalau user aja tidak asli. Pasti akan curiga terhadap penipuan. User asli juga membuat orang berpikiran : jika terjadi apa-apa bisa cepat dalam komplain. Apakah itu tidak menakutkan bagi seller ? Jelas Tidak donk, selama sudah dari awal niat jualan amanah dan profesional, insyaAllah tidak akan terjadi.

    Justru yang terjadi malah sebaliknya. Banyak orang akan trust dan merekomendasikan jualan kita ke teman-temannya.Lihat jaman dulu bagaimana Rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam justru terkenal dan malah mendapatkan keuntungan yang sangat banyak dengan kejujuran dan amanah beliau dalam berdagang. Bahkan beliau sudah dapat branding Al Amin, yang artinya dapat dipercaya. Ini merupakan gelar yang tidak main-main. Orang pasti akan senang sekali berbisnis dengan beliau.

    Dan hal ini sangat bisa kita tiru. Anda boleh bikin akun khusus untuk jualan. Tetapi tetap disarankan untuk memakai nama asli dan isian asli di form facebook anda. Jadi sungguh mengherankan masih banyak orang yang berjualan dengan bukan nama asli.

  2. Detilkan profil anda. Jangan melulu tonjolkan jualannya saja, tapi tonjolkan diri anda, siapa anda. Taukan bedanya? Mulai dari nama lengkap, alamat lengkap, pekerjaan lengkap, kehidupan anda, dan seterusnya isi denga jujur. Pokoknya setiap form yang dikasihkan facebook isi dengan detil sejelas-jelasnya diri anda. Dan buka itu ke publik. Lengkapi profil anda dengan benar. Karena berjualan ini merupakan salah satu jalan untuk mendapatkan trust dari orang/ calon pembeli.

    Setelah hal itu anda lakukan, di beberapa form bisa anda isi dengan usaha anda. Misal di form isian tempat kerja, bisa anda isi dengan nama usaha anda. Klo ada webnya bisa anda pasang disitu. Tentu tetap di form-form yang memang untuk itu. Adapun untuk foto pribadi anda, bisa anda samarkan, tujuan kita kan jualan ya... bukan TePe-tepe... hehe..

  3. Gaet teman anda asli yang kira-kira mendukung bisnis anda ini.
    Ini adalah modal dasar. Karena sudah menjadi teman, mereka akan senang hati melakukan like atau komen positif mendukung aktifitas anda dalam berjualan. Seringkali meskipun tidak membeli, setiap kali anda posting jualan anda mereka secara sukarela akan like postingan jualan anda. Tentu orang yang belum kenal dengan anda akan semakin percaya jika semakin sering teman-teman dekat anda selalu melakukan kegiatan like dan komen yang positif. Apalagi klo banyak yang share. Tentu ini merupakan promosi gratis kan.

  4. Add friend yang prospek. Bukan sembarang teman, tapi teman yang prospek/ potensial. Cara mengenalinya adalah dengan melihat profilnya. Biasanya mereka yang prospek adalah yang sering update statusnya. Pilih teman yang tidak hanya jualan saja statusnya, tapi yang juga share status yang bermanfaat. Minimal yang share status kegiatan mereka sehari-hari.

    Add friend yang merupakan teman dari teman anda. Apalagi yang ada jejak komen-komenan dengan teman anda. Selain itu juga profilnya lengkap isiannya dan terkesan asli. InsyaAllah prospek.

    Cara anda menggaet temanpun sebaiknya dengan cara yang elegan. Permisi dulu, atau memperkenalkan diri lewat message. Jika dikombinasikan dengan status-status yang baik insyaAllah semakin membuat orang trust kepada anda.

    --------------------------------------

    Artikel ini dipersembahkan oleh Khazana Creative, produsen mainan anak playmat dan roadmat. Baca kisahnya disini. Anda dapat menjadi reseller Khazana Creative dengan menghubungi nomor whatsapp disini

     --------------------------------------



  5. Share ilmu-ilmu seputar mendidik anak dan mainan edukatif, selipkan sekali waktu share kelebihan-kelebihan produk anda. Tapi ingat selalu rumus, jangan dominan dengan jualan. Tapi dominasilah dengan share bagi-bagi manfaat. Kalau anda berjualan sepatu misalnya, share aja manfaat-manfaat sepatu tertentu. Atau share jenis-jenis sepatu dan bagaimana peruntukannya. Sepatu ini untuk acara apa, sepatu yang itu untuk acara apa, yang nyaman di kaki seperti apa, yang bikin lecet sepatu yang bagaimana, dan sebagainya. Jangan melulu posting iklan sepatu aja.

    Sebagian para ahli marketing merumuskan antara posting sharing manfaat dengan posting jualan adalah 4 : 1. Sementara sebagian yang lain adalah 9 : 1. Menurut saya rumus ini tidak mengikat. Yang penting bikin kira-kira firiendlist anda merasa nyaman aja dan suka dengan anda.

  6. Nimbrung di status teman-teman yang aktif. Karena yang namanya sosial media adalah tempat untuk saling bersosialisasi. Yang pada dasarnya bukan tempat untuk berjualan saja. Berjualan di sosial media hanyalah sebagian kecil dari sekian banyak jenis sosialisasi. Jadi andapun juga dituntut untuk bersosialisasi dengan baik. Selalu komen yang baik, dan sering-sering like. Keduanya harus seimbang. Di dunia nyata saja seorang pedagang sering dituntut untuk gemar sosialisasi, apalagi di dunia maya.

  7. Join di grup-grup seputar mainan anak atau parenting. Tapi jangan langsung berjualan. Anda akan dianggap spam dan bisa-bisa dikeluarkan dari grup. Tapi anda juga dituntut untuk bisa nimbrung disana. Berkomentarlah yang niat dan memberi manfaat. Namun juga jangan terkesan menggurui atau merendahkan. Apalagi berkata kotor. Jejak digital bisa dilacak. Baru nantinya jika anda sudah dikenal disana, silahkan berjualan, tapi usahakan yang mengalir cara berjualannya. Jangan sekonyong-konyong.

  8. Jangan asal broadcast, konversinya menjadi closing akan kecil atau bisa jadi malah bikin anda dibenci orang. Utamakan share pengetahuan/ manfaat dulu agar orang suka dengan anda.

  9. Aktifkan facebook messenger. Anda harus meng-install facebook messengerkarena paduannya facebook ya facebook messenger. Jangan lupa pula siapkan selalu secara periodik melihat facebook messenger anda agar anda tidak ketinggalan jka ada pesan masuk. Karena biasanya banyak dari kita yang jarang buka facebook messenger, maunya whatsapp terus. Padahal pembeli kan tidak bisa kita paksa.

    Jadi jika sewaktu-waktu ada orang yang menghubungi anda melalui facebook messenger, anda bisa langsung merespon. Selain tentu saja anda juga harus menginstall whatsapp. Karena whatsapp adalah aplikasi perpesanan paling digemari di Indonesia dan juga dunia. Hampir setiap orang menginstall whatsapp.

  10. Posting jualan sedetil mungkin pada saat anda posting jualan anda. Jangan biarkan calon customer anda repot harus japri dan tanya-tanya. Klo bisa japri itu tinggal diarahkan ke closing biar anda juga tidak kerepotan. Bikin template garis besarnya sehingga mudah jika anda membutuhkan lagi sewaktu-waktu. Tak perlu berlebih-lebihan yang penting detil.

    Paling penting dalam hal ini adalah anda masukkan harga di dalamnya. Tidak perlu takut di-spionase kompetitor. Karena pada dasarnya anda tidak berjualan ke customer kompetitor anda. Anda sedang menciptakan pasar anda sendiri yang akan loyal kepada anda. Jadi biar saja kompetitor tau. Woles aja... Dicontek juga gakpapa. Banyak yang bisa mencontek metode berjualan, tapi rejeki tidak bisa dicontek. hehe..

  11. Jangan menjual di bawah harga pasar. Nanti kesannya murahan. Dan pada saatnya malah akan bikin anda kelabakan dengan untung yang terlalu kecil. Anda akan sulit bertahan jika seperti itu. Kok bisa ? ya bisa. Saingan andapun nantinya akan menurunkan harga sesuai dengan harga yang anda berikan agar bisa bersaing dengan anda. Lama kelamaan dengan kondisi ini, malah konsumen yang akan merasa jumawa. Mereka di atas angin.

    Anda dan kompetitor anda akan diadu murah-murahan. Akibatnya anda akan perang harga dengan kompetitor anda. Semakin tidak sehat nantinya persaingan.

    Dengan menjual di bawah harga pasar/ harga yang ditetapkan supplier, secara tidak langsung ada nafsu licik pada diri kita, berupa keinginan menjatuhkan kompetitor. Ini tidak boleh. Jadi bisa saja Allah “hukum” kita dengan : secara jangka panjang akan rugi terus akibat perang harga.

    Jadi solusinya gimana agar bisa bersaing? Berikan layanan lebih baik. Harga jangan diturunkan, tapi pelayanan harus prima. Detilnya bagaimana pelayanan prima itu? InsyaAllah suatu saat akan kita bahas. Jadi join di grup Ngobiss Network ya..

    Tau Apple kan ? Itu tuh perusahaan laptop dan smartphone dari Amerika bikinan Steve Jobs. Mengapa apple tetap digemari banyak orang meskipun harganya lebih tinggi dari produk pesaing ? Karena apple mampu mem-branding dirinya dengan barang berkualitas sekaligus life style. Itu yang bisa anda lakukan dengan produk anda.

  12. Jangan mengejar customer terlalu agresif. Mengejar boleh, tapi seperlunya saja. Jangan japri bolak balik. Karena hal itu akan bikin ilfil customer tersebut. Selain itu mereka akan merasa di atas angin. Jangan. Ada pepatah bagus dari ahli marketing yang bisa kita gunakan : Menjuallah dengan tidak menjual. Maknanya apa ? ya ini, jangan mengejar terlalu agresif. Solusinya gimana biar si customer tersebut tetap ingat kepada  kita ? Solusinya adalah poin 13 di bawah ini.

  13. Setiap posting informasi menarik/ bermanfaat bagi mereka, pastikan share juga ke customer. Termasuk customer lama anda yang resek misalnya. Share aja ke mereka. Siapa tau suatu saat mereka beli. Kalaupun toh tidak beli, ndak masalah, yang penting mereka dapat manfaat dari yang kita share, insyaAllah kita tidak rugi karena malah dapat pahala. Bisa share lewat whatsapp, bisa juga lewat facebook messenger, lewat tag status, dan sebagainya.

    Sekali waktu boleh juga anda iming-imingi customer anda yang rese dengan cara menginformasikan closing yang baru saja anda dapatkan dengan customer lain. Misal dengan broadcast ke customer kata-kata : "Terimakasih kepada Bapak Fulan, yang telah membeli produk kami berupa bla bla bla... Semoga membawa barakah bagi anda. bla bla bla..."
    Dengan begitu diharapkan dia akan terpancing beli.. hehe...

  14. Bikin grup anda sendiri. Misal anda jualan tas, maka anda bikin grup mainan tas. Anda posting manfaat-manfaat tas di dalam grup itu. Biasanya para ahli marketing memberikan tips 4:1, artinya 4 kali share manfaat, 1 kali share iklan. Itu minimal. Lebih banyak share manfaat lebih baik. Iklan bisa juga anda sisipkan didalam sharing manfaat yang anda berikan.

    Dengan membangun grup sendiri, suatu saat diharapkan jumlah member grup anda akan membesar. Trust kepada anda juga semakin tinggi. Anda semakin sering posting hal-hal yang bermanfaat seputar produk anda insyaAllah akan semakin baik bagi kelangsungan bisnis anda. Sekali lagi yang bermanfaat yang sejalur dengan produk anda. Jangan yang keluar jalur.

    Okelah sekali-kali boleh,tapi jangan keterusan hanya pertimbangan yang penting disukai audiens anda. Tapi anda harus share manfaat yang berkaitan dengan produk anda. Agarsuatu saat anda juga akan dikenal sebagai pakar di bidang tersebut. Kalau sudah dapat branding pakar, insyaAllah customerjuga akan loyal.
     

Nah mudahkan ? Trik-trik sederhana di atas bisa anda terapkan saat anda menjadi reseller Khazana Creative. Semoga bermanfaat. Untuk lebih jelasnya mengenai trik marketing yang lain, anda bisa juga bergabung di grup telegram t.me/NgobisS. Semoga kami bisa secara periodik mengirimkan trik-trik marketing kepada anda dan juga liputan pebisnis-pebisnis sukses yang lain yang dapat kita belajar dari mereka.
 

--------------------------------------

Artikel ini dipersembahkan oleh Khazana Creative, produsen mainan anak playmat dan roadmat. Baca kisahnya klik disini. Anda dapat menjadi reseller Khazana Creative dengan menghubungi nomor whatsapp disini

 --------------------------------------