ganti pilihan

Seseorang yang sekarang pilih A, kemudian besok lebih memilih B, apa itu salah ? hehe.. ya belum tentu. Apa dulu yang melatarbelakangi ? Kalau dia berubah karena latar belakang sebelumnya A adalah salah kemudian dia baru mengetahui sekarang dan dapati bahwa B adalah yang benar, maka tentu kepindahan ini adalah pilihan yang terbaik. Bahkan wajib pindah dari A ke B. Meskipun berat konsekuensinya.


Namun jika kepindahannya ke B karena dilatarbelakangi oleh karena di B banyak duitnya misalnya, atau di B banyak bolo-nya misalnya, padahal A adalah yang benar, maka ini terlarang. Dan itu jelas ini sebuah keburukan.

Betapa banyak contoh orang yang akhirnya memilih pindah haluan meskipun jauh kalah nyaman dibanding haluan sebelumnya karena merasa di pilihan kedua adalah kebenaran. Pun demikian contoh orang yang dulunya kental dengan haluan kebaikan, akhirnya malah pilih haluan B yang jelas salah hanya karena mendapatkan keuntungan dunia yang sedikit.

Setiap kita perlu untuk bersikap gentleman. Kalau memang merasa di posisi salah, ya ganti haluan.

Tapi bagaimana tau di posisi salah ? Ya kalau tetap di zona haluan yang sama ya susah mengenali kebenaran yang mana karena semua sudah kor sama.

Tapi jika berani gaul dengan yang beda haluan, insyaAllah akan dapat. Banyak-banyak mencari tahu, banyak-banyak berdiskusi, belajar legowo, membandingkan, dan tentu saja terus mencari ilmu dan kebenaran. Terus berusaha senantiasa di atas al haq, walaupun kadang itu berat, sangat berat. Seperti menggenggam bara api.

Apalagi musim susah seperti sekarang ini. Harus kuat memegang prinsip.
Allahulmusta'an.