Fokus ke Pemasaran

Banyak pebisnis yang idealis dimana di awal-awal memulai usaha dia langsung investasi dalam jumlah yang besar. Salah satu sektor yang di-invest adalah di sektor produksi. Dana investasi di sektor ini digunakan untuk membiayai riset produk, Feasibility Study, dan juga bagaimana menciptakan produk yang cocok untuk pelanggan.

 

Padahal investasi di bidang pengembangan produk itu seringkali tidak bisa diprediksi biaya yang dikeluarkan. Awalnya diperkirakan biaya cukup dengan 10 juta saja ternyata dengan dana sebesar itu masih belum mencukupi untuk mendapatkan produk yang diinginkan.

 

Akhirnya ditambahkan biaya investasinya menjadi 20 juta. Dan sekali lagi ternyata belum cukup juga. Akhirnya malah membengkak sangat besar di sektor ini. Menyebabkan anggaran di sektor marketing mengecil.

 

Untuk menciptakan produk yang berkualitas memang tidak sedikit biaya yang mesti dikeluarkan. Pebisnis pemula yang belum memahami karakter bisnis biasanya ada saja yang terjebak disini. Padahal bisnis itu intinya di penjualan. Tanpa ada penjualan, produk sehebat apapun tak akan menghasilkan apa-apa. Oleh karena itu penting untuk selling dan selling di awal berbisnis.

 

Solusinya bagaimana ?
Solusinya adalah langsung action di penjualan. Terus gencarkan melakukan selling melalui media apapun. Tidak perlu terlalu banyak berpikir yang penting terus menjual. Tidak perlu berpikir untuk soft selling atau hard selling yang penting closing dan dapat pemasukan.

 

Adapun untuk urusan produksi bagaimana ?
Cukup lemparkan ke supplier. Yang penting produk yang dijual benar-benar di-riset secara benar sehingga bisa memenuhi kriteria untuk dijual, maka ya sudah. Jual saja. Fokus gimana caranya menjual produk tersebut.

 

Kriteria supplier yang bisa diajak kerjasama penjualan Online Klik disini 

 

Seluruh sumber daya baik itu tenaga, pikiran, maupun duit hendaknya difokuskan di sektor ini. Setelah kunci mendapatkan supplier yang baik yang sesuai dengan kriteria kita dapatkan maka insyaAllah bisnis sudah bisa jalan.

 

Jadi mengapa bisnis rintisan lebih baik menyerahkan beban pengadaan produk ke supplier ? Karena :

 

1. Agar fokus ke penjualan produk
2. Agar tidak terbebani biaya riset produk yang besar dan tak bisa diprediksi
3. Agar segera terjadi closing dan penjualan karena bisnis tanpa penjualan tidak akan bisa hidup
4. Belajar menjual

 

Semoga membantu.