Tidak ada waktu

Pernahkah anda ketika sedang bekerja untuk menyelesaikan sebuah karya kemudian terngiang di pikiran anda untuk mengerjakan yang lainnya ? Ya sering jawabannya. Ini namanya distraction. Sebuah kondisi hal lain yang membuat pekerjaan utama teralihkan.



Ketika kita sedang dihadapkan pada rasa lelah di pekerjaan proyek yang kita sedang jalani, sering kita kemudian menengok ke hal lain. Namanya pekerjaan lain itu baru kita lihat dari jauh, tentu yang keliatan adalah indahnya saja. Ibarat rembulan di malam hari yang begitu indah memancarkan cahaya. Coba pake teleskop, kan jadi terlihat lubang-lubang kawah di permukaannya.

Tidak hanya di pekerjaan kantor atau pekerjaan sekolah (bagi siswa atau mahasiswa), tetapi seorang pebisnispun juga sama. Seringkali mengalami distraksi. Bahkan lebih sering. Jadi ketika enak-enak asik mengerjakan sebuah karya, tiba-tiba muncul pikiran yang minta berpikir ulang apakah langkah yang sudah anda tempuh saat mengerjakan ini adalah langkah yang sudah benar ?

Sebaiknya jangan layani pikiran itu. Tinggalkan saja. Anggap angin lalu. Jangan sampai tergoda untuk melayaninya. Mengapa ?

Pertama : Karena setiap langkah apapun yang sudah anda putuskan pastilah sudah ada proses berpikir sebelumnya yang akhirnya menjadikan anda untuk memutuskan mengambil langkah saat ini. Pasti anda sudah brainstorming ide dimana dari sekian banyak ide pekerjaan yang muncul di benak anda saat itu, akhirnya anda memilih untuk mengerjakan yang sedang anda kerjakan saat ini.

Tentu jika anda beralih sekarang artinya anda kembali ke sebelum memutuskan untuk memilih. Padahal fase itu sudah lewat bagi anda. Mengapa anda kembali ? Bukankah itu artinya anda harus muter lagi ke belakang ? Sementara tujuan sudah nyata di depan mata meskipun barangkali belum kelihatan. Mengapa harus kembali ke belakang ?

Kedua : Bukankah rejeki yang Allah kasihkan ke kita tidak mungkin tertukar ? Maksudnya apa ? Ya meskipun kita ambil jalan yang sekarang kita jalani, apakah kira-kira jika itu adalah pilihan yang buruk mengakibatkan rejeki kita berkurang ? Tentu tidak bukan ? Dan apakah jika kita kemudian memutuskan untuk berhenti di pilihan ini dan mengambil jalan satunya, apakah kemudian rejeki kita menjadi bertambah hanya karena beralih jalan ? Tentu tidak bukan ? Jadi hentikan sudah berpikir ke yang lain.

Ketiga : Rumput tetangga selalu kelihatan lebih hijau. Mengapa ? Karena kita lihatnya dari jauh. Coba lihat lebih dekat, niscaya akan kelihatan codet-codet kering disana sini. Dan ketika anda di rumah tetangga, niscaya anda akan melihat rumput tetangga satunya lagi lebih hijau lagi. So, mengapa tidak fokus saja pada gimana caranya membuat rumput anda semakin hijau ?

Jadi solusinya sederhana. Cukup katakan : TIDAK ADA WAKTU.
Tidak ada waktu untuk mereview ulang pilihan yang telah anda ambil.
Tidak ada waktu untuk memikirkan jalan hidup lain,
Tidak ada waktu untuk berlompatan kesana kemari.

Cukupkan fokus pada pilihan yang sudah kita ambil. Dan mari selesaikan itu sampai dengan tercipta suatu karya yang indah yang disukai banyak orang. Suatu karya yang memunculkan harmonisasi yang anggun yang pada akhirnya menghasilkan banyak uang untuk anda.