LGR Sportwear

Celana LGR adalah celana olahraga yang dikembangkan secara khusus untuk memenuhi pasar kebutuhan celana olahraga kaum muslimin terutama di Indonesia. Kualitasnya yang tidak diragukan lagi seperti : elastis/ lentur, jahitan sangat kuat, kain yang tebal, awet selama bertahun-tahun, dan tentu saja murah meriah, sangat cocok sebagai konsep terdepan yang memang mengusung brand Celana Olahraga sejuta umat (semua golongan lapisan masyarakat). 


Sehat sekaligus laris jualannya bersama LGR


Sub judul :

  1. Studi Kasus Bisnis Pak Eko Celana LGR di medan bisnis langsung : Bagaimana menjual celana olahraga cara simpel tembus 1000 pesanan hanya dalam 1 bulan pertama
  2. 10 Tips Sederhana Bagaimana Menjadi distributor yang sukses bersama LGR Sportwear. Omset naik 400 %


Ingin lebih mudah menjual produk anda dan omset berlipat-lipat? 
 
Bergabunglah bersama Produkjoss Community
Sebuah komunitas saling berbagi support dalam menjual produk unggulan
Lebih jelas hubungi kontaknya disini :
(langsung WA)

--------------------------------------
Perkiraan waktu baca : 20 - 30 menit, hindari skimming untuk pemahaman optimal
--------------------------------------

Idenya sebenarnya cukup sederhana, yakni bermula dari pengamatan di kehidupan sehari-hari dimana tidak dijumpai celana khusus olahraga bagi muslim. Selama ini yang ada di masyarakat bahwa kalau tidak trining ya celana pendek. Hanya ada 2 model celana olahraga ini. Akan tetapi (menurut pandangan Pak Eko) konsep ini belum masuk untuk pasar kaum muslimin dimana jumlahnya adalah mayoritas di Indonesia ini.
 

I. Manusia dan akal

Yang menjadikan manusia berbeda dibandingkan makhluk ciptaan Allah yang lain di bumi ini yang utama adalah karena manusia dibekali dengan akal pikiran. Dengan akal pikiran manusia bisa berimajinasi dan berkreasi agar dunia menjadi lebih berkembang dan dari sini pulalah awal mula manusia membangun peradaban.
 
Salah satu kemampuan akal pikir adalah berkreatifitas. Yakni memunculkan ide dari keterbatasan. Keterbatasan bisa bermakna permasalahan untuk diselesaikan.

Human ThinkHuman Think

Berikut ini kisah nyata pak Eko dalam menemukan ide mengapa akhirnya membuka bisnis baru berupa berjualan celana olahraga merek LGR ini.

Idenya sebenarnya cukup sederhana, yakni bermula dari pengamatan di kehidupan sehari-hari dimana tidak dijumpai celana khusus olahraga bagi muslim. Selama ini yang ada di masyarakat bahwa kalau tidak trining ya celana pendek. Hanya ada 2 model celana olahraga ini. Akan tetapi (menurut pandangan Pak Eko) konsep ini belum masuk untuk pasar kaum muslimin dimana jumlahnya adalah mayoritas di Indonesia ini.

celana pendek olah ragaCelana Pendek Olahraga

Apa itu konsepnya yang dianggap cocok oleh pak Eko untuk pasar kaum muslimin di Indonesia tersebut ?

Ada 3 hal berikut yang dapat kita munculkan, yakni :

  1. Menutup aurat
    Ini adalah syarat utama pakaian untuk seorang muslim. Sebagaimana diketahui bahwa aurat seorang laki-laki adalah dari pusar sampai dengan dengkul. Maka pakaian seorang muslim harus menutup area pusar sampai dengan dengkul ini.

    Sementara itu untuk kalangan ibu-ibu dan remaja putri, kesadaran akan pakaian yang menutup aurat sudah tumbuh dan berkembang sangat pesat. 
    Di kalangan ibu-ibu dan remaja putri sudah biasa untuk memakai jilbab.


    Adapun di kalangan bapak-bapak dan pemuda mungkin belum berkembang pesat untuk celana olahraga. Biasanya masih banyak yang memakai celana olahraga yang pendek. Namun bukan berarti yang pake trining tidak ada. Malah sudah cukup banyak. Jadi pasar sudah terbentuk. Kita lihat di kantor-kantor ketika ada acara senam kesegaran jasmani misalnya, atau kegiatan jalan sehat bersama misalnya, trining sudah umum dan jamak dipakai. Hanya saja memang belum familiar untuk olahraga tertentu semisal tenis, badminton, dan sepakbola untuk memakai trining.

    Pak Eko menganggap kenyataan ini merupakan peluang.
     

  2. Gombrang
    Maksudnya adalah celana untuk pakaian seorang muslim harus gombrang, tidak nempel di tubuh. Karena kalau menempel di tubuh, esensi dari menutup aurat dipertanyakan. Lekuk tubuh masih terlihat itu tidak boleh.

  3. Di atas mata kaki
    Mungkin banyak yang belum paham bahwa kain yang dipakai seorang muslim harus diatas mata kaki. Sebagian orang masih menganggap itu sunnah saja atau bahkan mubah. Sedangkan sebagian yang lain menganggap tidak mengapa kalau tidak sombong. Baiklah kita tidak berpolemik akan hal itu. Biarlah kalangan ulama dan para ustadz yang membahasnya. Yang kita yakini saat ini, paling selamat tentu saja yang diatas mata kaki. Jadi kita coba adopsi hal tersebut.

 

II.Implementasi Ide

Thomas Alva Edison mengembangkan banyak penemuan yang sangat mempengaruhi kehidupan di seluruh dunia hingga abad kedua puluh satu.
 
Dia dikaitkan dengan pepatah, "Genius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat". Artinya, kejeniusan sebagian besar merupakan hasil kerja keras, bukan kilatan wawasan yang diilhami. Edison berpandangan bahwa orang jenius itu dibuat, bukan dilahirkan.
 
Edison menguji 3000 teori untuk lampu listrik sebelum dia menemukan satu teori yang berhasil. Ketekunan epik inilah yang membuatnya terkenal mengamati, "jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat".
 
1% ide 99% kerja keras https://themillennialmirror.com1% ide 99% kerja keras https://themillennialmirror.com
 
Namun demikian, (perlu dicatat) meskipun hanya 1 %, ide tetaplah harus bagus karena merupakan start awal perjalanan karya/ bisnis kita ke depannya. 
 
Ide pengembangan produk Sportwear LGR ini berasal dari latar belakang dimana Sportwear/ pakaian olahraga yang khusus muslim yang benar-benar berpedoman pada pakaian yang syar’i dari berbagai sisinya (seperti uraian di awal) sampai dengan saat ini tidak ada. Atau mungkin kalaupun ada belum banyak dikenal orang. Padahal kaum muslimin jumlahnya adalah mayoritas di Indonesia ini. Maka perlu sebuah perusahaan sportwear yang mem-branding diri sebagai pakaian olahraga untuk umat Islam. 

Trining biasanya digunakan untuk olahraga yang sifatnya ringan, misalnya untuk senam atau pemanasan. Adapun celana pendek biasa digunakan untuk kompetisi seperti misalnya pertandingan sepakbola, bola volley, dan lain sebagainya. Ada beberapa varian lain misalnya celana yang sangat pendek untuk renang atau volley pantai. 

Beberapa olahraga sudah menerapkan celana panjang misalnya untuk Softball, American Football, dan beberapa jenis olahraga yang lain. Hanya saja belum ada branding pakaian sport khusus muslim.

Biasanya seorang muslim saat mengikuti pertandingan olahraga yang mengharuskan memakai celana pendek, untuk menutup aurat mereka mengakali dengan menambahkan memakai baselayer untuk melapisi celana pendek mereka.

M. Ahsan memakai Legging untuk Menutup AuratM. Ahsan memakai Legging untuk Menutup Aurat

Mungkin untuk sebuah trining biasa yang panjang menutup aurat sudah ada dan itu sebagai pakaian yang menutup aurat insyaAllah sudah tidak masalah. Namun ada satu ciri khas yang belum diadopsi, yaitu celana di atas mata kaki. Ya meskipun bisa aja dipotong atau ditarik ke atas karena ada ban elastisnya di bagian bawah tetapi secara brand kurang di kuatkan. 

Celana olahraga seorang muslim ini sebenarnya simpel, tidak berat kalau kita memakainya. Yakni : menutup aurat, gombrang, dan di atas mata kaki (lihat pembahasan sebelumnya).

Dari permasalahan tersebut maka muncullah ide mengapa tidak mencoba membuat yang mengadopsi kriteria tersebut ? Maka muncullah ide LGR. 

LGR mencoba mengambil celah posisi di tengah, bukan celana pendek akan tetapi juga tidak celana panjang yang melebihi mata kaki. Selain itu branding juga dibangun bahwa celana olahraga yang satu ini adalah untuk kebutuhan muslim.

Maka tampillah pak Eko disini sebagai pendiri LGR.

 

III.Filosofi LGR

Sebelumnya, Pak Eko ini dikenal sebagai pemilik brand produk braket TV merek ACC. Pasarnya sudah banyak dan luas terutama di wilayah Jawa dan Bali. Paling tidak 40 % pasar sudah beliau kuasai. Dan sekarang saatnya beliau mengembangkan sayap bisnisnya ke produk baru ini. Kisah pak Eko di bisnis braket TV bisa di klik di tautan disini 

Adapun nama LGR diinspirasi dari jingle Pak Eko selaku pendiri. Pak Eko mengangkat jingle untuk dirinya dengan semboyan. Loss Gak Rewel Blas… seperti iklan di TV. Kemudian jingle ini disingkat menjadi LGR. Ditambahi kata dibelakangnya sebagai identitas produk olahraga, maka jadilah LGR Sportwear.

https://ngobiss.com/bracket-tv-merk-acchttps://ngobiss.com/bracket-tv-merk-acc

Secara semantik, istilah Loss Gak Rewel Blass ini mengandung makna : tidak manja dan siap berjuang sampai titik terberat sekalipun. Wallahua’lam.

Dengan konsep yang demikian, sepertinya berdasarkan pengamatan penulis belum ada usaha sejenis yang ngembari. Oleh karena itu ini kesempatan bagi kita untuk menyambut LGR, sebuah bisnis yang pro syariat dan ide baru.

Dengan berbagai fakta di atas maka Pak Eko memutuskan untuk memulai bisnis berjualan celana olahraga LGR Sportwear. Adapun bisnis berjualan bracket TV merk ACC ya tetap jalan. Dan jalannya telah semi autopilot sehingga bisa ditinggal untuk menjalankan bisnis yang lain yang memiliki karakteristik yang hampir sama. Dalam hal ini adalah LGR Sportwear. 

LGR merupakan merk sportwear yang sangat cepat perkembangannya. 1000 penjualan hanya dalam 1 bulan pertama. Ini membuktikan bahwa LGR sangat cepat penjualannya.

 

IV.Cara Pemasaran cepat

Mengapa penjualan LGR bisa secepat itu perkembangannya ? Bisa 1000 terjual hanya di 1 bulan pertama ?

Jawabannya adalah :
Di antara yang menjadikan LGR begitu cepat perkembangannya adalah semangat dari Pak Eko dalam berjualan. Dari status-status beliau di facebook selalu penuh dengan antusiasme, percaya diri, dan semangat yang berapi-api. Basic beliau yang telah bertahun-tahun menjadi sales membuat karakteristik sebagai penjual tulen amat kentara dari status-status facebook-nya.

Berikut adalah tips-tips nya secara lebih lengkap : 
 
Tips Pertama : Tidak menyukai konflik
Pak Eko saya kenal (penulis) sebagai orang yang tidak terlalu suka dengan konflik. Mungkin bagi sebagian orang, facebook dapat memancing mereka untuk konflik dengan teman yang ada di friendlist-nya. Karena adakalanya seseorang membuat status yang provokatif sehingga menyebabkan orang yang tidak sepemikiran dengan si empunya status menjadi kebakaran jenggot dan muncullah komentar yang kurang enak didengar.

Akibatnya bisa ditebak, pertemananpun menjadi renggang dan tak jarang berakhir dengan unfriend.

Tetapi pak Eko tidak mau yang seperti itu. Facebook bagi beliau adalah sebuah wadah tempat berkumpulnya banyak orang yang sangat potensial untuk kita berjualan kepada mereka. Inilah mungkin yang menjadi impian para marketer tempo dulu dimana pasar sudah ngumpul di satu jendela Hp saja. Asal cara jualannya dengan metode yang tepat niscaya akan menghasilkan penjualan yang cukup bagus.

Oleh karena itu pak Eko selalu menghindari konflik dan fokus pada jualan . 
Okelah engagement itu perlu makanya dari sana sebagai pengguna facebook yang baik, pak Eko selalu komentar di status orang. Akan tetapi selalu komentar yang baik dan tidak provokatif. Yakni komentar-komentar yang membuat orang senang . Kalaupun tidak membuat senang hindari komentar yang provokator. Jangan lupa untuk selalu pasang icon smile.

Aktif berkomentar dan memberikan icon like atau heart ke teman di friendlist yang membuat status, selain meningkatkan kedekatan dengan teman facebook kita tersebut, juga secara algoritma facebook pun memunculkan banyak manfaatnya. Salah satu manfaatnya adalah jika kita membuat status, maka akan muncul di beranda teman kita yang kita like tersebut. Facebook akan memberitahu mereka jika kita update status.

Bagi orang yang ber-facebook hanya untuk eksis, maka ini kadang kurang berguna karena dia hanya ingin temannya yang membaca. Tetapi bagi seorang seller, semakin banyak orang yang tahu statusnya niscaya akan semakin baik karena jangkauannya semakin luas.

Tips Kedua : Sukai status orang terutama yang sedang posting jualan
Jika kebanyakan orang tidak suka dengan status berjualan, pak Eko malah sebaliknya. Bagi Pak Eko melihat teman aktif berjualan itu adalah kebahagiaan tersendiri. Karena teman tersebut artinya berjuang untuk nafkah menghidupi diri dan keluarganya dan menjauhkan diri dari meminta-minta.

Pentingnya Memberi Like ke Status TemanPentingnya Memberi Like ke Status Teman
 
Oleh karena itu patut dihargai dan apresiasi yang tinggi. Usahakan selalu untuk senantiasa like status teman yang berjualan. Kemudian setelah itu, kalau ada uang apa salahnya membeli dari mereka. Begitu falsafah yang dianut oleh pak Eko. Sehingga ber-facebook ada manfaatnya. Tidak hanya unjuk aktualitasi diri yang kurang berguna saja misalnya hanya untuk pose dan poto-poto.

Tips Ketiga : Usahakan cari kawan pengajian (niche yang sama)
Pak Eko juga mencari kawan yang sesama pengajian. Jadi ceruk pasar itu sebenarnya sudah ditembak dari awal oleh Pak Eko entah itu sengaja atau tidak jauh sebelum meluncurkan LGR. Pak Eko selalu add friend yang sepengajian (salafi) dari berbagai kota. Sampai penuh friendlist-nya (hampir 5000) orang kebanyakannya adalah ikhwan-ikhwan) pengajian salafi. Sehingga kekerabatannya terbangun dari sana.

Friendlist satu nicheFriendlist satu niche

 
Setelah pak Eko memainkan facebook dengan sangat baik dan rapi sehingga mendapatkan engagement yang tinggi, maka pak Eko mulai berjualan. Bahkan agar mudah sudah dari awal pak Eko mem-branding diri sebagai seorang seller.

Tips Keempat : Mencari distributor. 
Tujuannya adalah mencari distributor. Karena dengan adanya distributor untuk produk kita, maka volume penjualan yang tinggi bisa didapatkan. Sekali order tidak hanya satu dua picis, tetapi bisa langsung puluhan picis hanya dari 1 distributor.

Yang paling penting dari mendapatkan distributor adalah bahwa anda harus mendapatkan harga dasar yang rendah untuk produk anda. Karena produk anda akan dijual kembali oleh distributor. Anda harus mampu bersaing dengan kompetitor dalam menghadirkan produk yang murah dan berkualitas sehingga mudah bagi distributor anda untuk menjual kembali dan juga mendapatkan untung yang signifikan baginya.

Anda harus berani untung sedikit untuk kepentingan tersebut. Anda harus bermindset main di volume. Biar sedikit asal banyak tentu juga akan menghasilkan keuntungan signifikan.

Oleh karena itu untuk jalur produksinya, kita harus memiliki jaringan ke pabrik langsung.

Namun demikian perlu diketahui, bahwa untuk mendapatkan harga yang rendah itu bukan perkara gampang. Selain harus memiliki kedekatan dengan pabrik, anda juga harus memiliki komitmen. Karena pabrik tidak bisa menerima permintaan yang tidak kontinyu. Karena mesin-mesin mereka juga kudu jalan. Kalau permintaan tidak kontinyu maka bisa dipastikan pabrik tersebut juga tidak akan bisa kontinyu membiayai operasional usahanya termasuk menggaji pegawai.

Disini pak Eko yang memiliki latar belakang seorang sales bertahun-tahun dan menguasai kedekatan dengan pabrik. Ini merupakan nilai tak terbantahkan untuk menerjuni bidang bisnis model yang seperti ini.

Tips kelima : Produk yang berkualitas
Harus mempunyai produk yang berkualitas. Nanti akan dijelaskan bagaimana berkualitasnya produk LGR. Karena produk yang berkualitas adalah perekat seseorang untuk order lagi dan lagi. Produk berkualitas adalah sebenar-benar promosi. Pada saatnya meskipun kita tidak melakukan kegiatan promosi dan iklan lagi, orang akan mengejar produk kita karena terbukti bahwa produk kita telah memuaskan harapan mereka.

Tips keenam : Mengabarkan
Selalu gencar dan semangat dalam mengabarkan setiap pencapaian yang didapatkan. Tak jarang pak Eko mengabarkan di status-statusnya pencapaian-pencapaian yang didapat. Setiap kali mendapatkan distributor baru, pak Eko selalu posting. Demikian juga ketika terjadi penjualan 200 picis, lalu 400 picis, dan yang terakhir kemarin 800 picis hanya dalam waktu kurang dari 1 bulan, tak segan-segan diinformasikan di status.

Dengan cara yang demikian, semangat ini yang menular ke teman-teman facebook, sehingga pada akhirnya banyak yang menjadi pembeli. Dan ketika pembeli tersebut beli, pak Eko selalu meminta testimoni. Dari hasil testimoni ini di crop dan diupdate di status. Terus demikian. Sehingga lama-kelamaan menjadi seperti bola salju yang terus menggelinding membesar.

Di awal-awal perkembangan selain menerima pembeli end user, pak Eko secara main core utama adalah tetap pada fokus untuk mencari distributor. Karena dengan tujuan penjualan seluruh Indonesia, tentu dibutuhkan distributor di berbagai wilayah di Indonesia.

Selain itu dengan mendapatkan distributor, artinya adalah bagi-bagi rejeki dengan sesama. Semangat berbagi ini perlu dikembangkan agar bisnis bisa menjadi besar. Untung sedikit saja tidak apa-apa yang penting volumenya yang dikejar.

Apakah dengan mengabarkan pencapaian-pencapaian yang didapatkan membuat orang dapat meniru bisnis pak Eko ?

Beliau menjawab singkat : “Ya pasti. Kita tidak bisa menghentikan kompetisi dalam bisnis. Lihat saja sebentar lagi akan bermunculan usaha-usaha sejenis. Tapi itu tidak masalah. Kompetitor itu akan selalu ada. Tinggal kita memicu diri agar lebih baik. Toh rejeki sudah digariskan. Kalau memang rejeki kita sudah digariskan, kompetitor tidak akan mengurangi jatah kita sesendok pun. Kompetitorpun memiliki jatahnya sendiri. “

“Selain itu untuk meniru sebuah bisnis itu tidak gampang. Selain harus memiliki ilmunya, seseorang untuk meniru bisnis tertentu juga harus memiliki semangat yang sama yang dimiliki oleh yang ditiru. Jadi itu tidak mudah. “ lanjut pak Eko.

Simpulan Tips 
Jadi kalau disimpulkan begini cara Pak Eko untuk mendapatkan penjualan fantastis langsung 1000 picis di bulan pertama :

  1. Aktif di facebook. 
    Selama ini pak Eko hanya memanfaatkan facebook. Kemudian dari facebook digiring untuk komunikasi lewat whatsapp. Kemudian klo perlu datangi (klo terjangkau).

  2. Gunakan facebook secara bijak. 
    Caranya adalah fokus pada apa yang dimaui, dalam hal ini adalah berjualan. Akan tetapi bukan berarti pula melepas engagement. Tetap bangun kedekatan dengan teman di friendlist.

  3. Aktif komentar dan like setiap teman membuat status terutama jualan. 
    Tapi komentar yang baik yang tidak provokatif dan komentar yang semakin mendekatkan dia sebagai teman.

  4. Sementara itu diri sendiri juga aktif membuat status. 
    Tentunya status berjualan. Adakalanya status-status ringan tidak masalah. Tetapi status jualan tetap jalan terus. Kembangkan nuansa percaya diri dan semangat. InsyaAllah semangat akan menular.

  5. Dapatkan suplier langsung pabrik untuk mendapatkan harga paling murah dan jumlah besar. 
    Tapi tidak sembarang pabrik, tapi juga kudu pabrik yang produknya berkualitas.

  6. Bikin merek sendiri kemudian fokus cari distributor. 
    Okelah di awal masih melayani pembelian picis per picis, tapi goal akhirnya adalah menjual ke distributor. Untuk menjadi distributor pak Eko celana LGR Sportwear ini saat ini harus minimal order 20 picis atau senilai 1 juta rupiah. Ini adalah harga kulak distributor.

Anda siap berbisnis seperti pak Eko ? Mungkin bisa dicoba jadi distributor dulu agar tertular lebih dalam ilmunya. Interaksi anda setiap hari dengan pak Eko akan membuat anda semakin mutqin dalam mengilmui ilmu beliau insyaAllah.

Dengan metode pemasaran yang tepat insyaAllah akan didapatkan hasil yang memuaskan sesuai dengan yang diharapkan.

Join sebagai distributor. Jadilah yang pertama di lingkungan anda. 

 Klik disini ! 

 

V. Mengapa LGR ?

Mengapa kita memilih produk LGR untuk kita jadikan bisnis/ jualan di wilayah kita?
 
Al jawab :
Banyak, berikut beberapa alasan kuat yang bisa disimpulkan.

  1. Peluang

    Saat ini kajian sunnah sudah berkembang pesat di berbagai penjuru tanah air. Kalau kita ketikkan kota tertentu di seluruh Indonesia dan dikombinasi dengan kata-kata mengaji atau sunnah, insyaAllah selalu akan ketemu masjid dan komunitasnya dimanapun kota yang anda cari. Ini merupakan peluang untuk pemasaran dimana banyak ikhwan yang membutuhkan pakaian untuk olahraga.

    Seperti diketahui olahraga adalah merupakan washilah untuk menggembleng fisik agar lebih sehat dan kuat sehingga lebih mudah dalam menunaikan beban-beban pekerjaan sehari-hari baik itu dalam hal menuntut ilmu, berdakwah, maupun bekerja mencari nafkah. 
    Selain itu olahraga jenis apapun dengan menggunakan celana LGR ini masih masuk semuanya, seperti panahan, lari, futsal, badminton, sepakbola, voli, bela diri, dan lain sebagainya.

    Jadi peluang untuk memasarkannya masih sangat besar. 
    Belum lagi jika kita perlebar pasarnya ke kalangan kaum muslimin pada umumnya. Merekapun membutuhkan pakaian untuk olahraga. Secara fitrah, seorang bapak-bapak tentunya lebih nyaman memakai pakaian yang tertutup auratnya daripada celana pendek. Apalagi yang gombrang sehingga memudahkan gerak.

  2. Syiar
    Menggalakkan pakaian yang menutup aurat merupakan bagian dari syiar, karena menutup aurat adalah syiar Islam. Celana LGR merupakan salah satu washilah dalam seorang muslim bisa menunaikan syiar menutup aurat ini.

  3. Produk Yang Berkualitas

    LGR merupakan produk yang sudah teruji. 3 tahun yang lalu ada seorang teman yang membeli celana dari pak Eko dengan bahan yang sama dan penjahit yang sama dengan yang dijual pak Eko saat ini. Hanya saja saat itu belum diberi merek LGR. Ternyata sampai dengan saat ini celana tersebut belum apa-apa. Hal ini membuktikan bahwa produk ini memiliki sifat awet yang kental sekali.

    Selain itu celana LGR memiliki sifat-sifat sebagaimana berikut :

    Elastis 
    Penulis sendiri sudah memiliki celana LGR ini, dan merasakan bahwa karakter kainnya termasuk elastis/molor. Sehingga jika dipakai untuk olahraga sangat fleksibel untuk bergerak tanpa kawatir akan sobek. Pada gerakan-gerakan tertentu (olahraga futsal) sama sekali tidak terasa adanya tekanan berlebih pada jahitan sehingga tidak ada kekawatiran untuk bergerak bebas posisi apapun.

    Jahitannya juga sangat kuat. Jika ditarik-tarik tidak ada sensasi apapun yang terasa di tangan. Seakan antar kain menyatu. Sepertinya jahitannya dobel terutama di bagian selangkangan yang biasanya berdasarkan pengalaman penulis cukup rawan bedah karena tekanan yang ditimbulkan.

    Kainnya tebal sehingga empuk. Untuk jatuh atau gesekan saat olahraga tidak terlalu berefek. Seperti seolah-olah ada peredam yang menahan.

    Montase jahitan kain LGRMontase jahitan kain LGR

    Gombrang
    Celana LGR diproduksi dengan mengusung konsep gombrong, artinya tidak nempel ketat ngepres ke badan. Banyak di luaran sana pakaian-pakaian olahraga yang didesain dengan model ketat/ ngepres ke badan. Namun celana LGR tidak seperti itu. Sehingga dari sana selain longgar sehingga lebih bebas bergerak. Selain itu juga sesuai dengan nilai-nilai syariat yakni pakaian yang tidak membentuk lekuk badan.

    LGR berbagai poseLGR berbagai pose

    LGR Jumbo 110 kg +LGR Jumbo 110 kg +
     
    Tidak Isbal
    Jangan lupa pula nilai plus lainnya, ujung kain tidak lebih dari mata kaki. Bahkan selalu di atas mata kaki. Ini nilai plus juga bagi kaum muslimin dimana mungkin banyak orang yang belum paham bahwa pakaian seorang muslim harus di atas mata kaki. Ada puluhan dalil dari sabda Rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam mengenai hal ini, berikut salah satunya :

    إِزْرَةُ الْمُسْلِمِ إِلَى نِصْفِ السَّاقِ وَلاَ حَرَجَ – أَوْ لاَ جُنَاحَ – فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْكَعْبَيْنِ مَا كَانَ أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ فَهُوَ فِى النَّارِ مَنْ جَرَّ إِزَارَهُ بَطَرًا لَمْ يَنْظُرِ اللَّهُ إِلَيْهِ

    “Pakaian seorang muslim adalah hingga setengah betis. Tidaklah mengapa jika diturunkan antara setengah betis dan dua mata kaki. Jika pakaian tersebut berada di bawah mata kaki maka tempatnya di neraka. Dan apabila pakaian itu diseret dalam keadaan sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya (pada hari kiamat nanti).” (HR. Abu Daud no. 4095. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Al Jami’ Ash Shogir, 921)

    Dan juga dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ مِنَ الإِزَارِ فَفِى النَّارِ

    “Kain yang berada di bawah mata kaki itu berada di neraka.” (HR. Bukhari no. 5787)

    Kain LGR di atas mata kakiKain LGR di atas mata kaki

 

VI. Mengenal karakteristik produk celana LGR.

Produk celana olahraga LGR adalah sebuah produk olahraga yang diperuntukkan untuk pasar sejuta umat. Artinya memang sudah dari awal produk ini membidik pasar semua kalangan. Oleh karena itu strategi penciptaan harganya adalah yang murah dan cocok untuk kalangan menengah ke bawah.

Dengan harga jual ke end user antara 70 – 90 ribu rupiah per picis nya dirasa mewakili konsep tersebut. Harga sebesar itu sudah umum bagi semua orang, orang bawah bisa beli, orang kayapun lebih-lebih lagi bisa beli. Dan harga sebesar itu masih sedikit di bawah harga kebanyakan kompetitor. Namun insyaAllah lebih diterima karena produk yang awet dan berkualitas selain tentu saja secara syar’i lebih masuk.

Dengan konsep seperti itu, pak Eko sudah dari awal menegaskan bahwa volume adalah yang utama. Pak Eko mengaku hanya mengambil untung yang sedikit dari setiap picis penjualannya. Karena ada tujuan yang lebih besar yang hendak diraih yakni mengenalkan celana olahraga yang murah, berkualitas, dan syar’i ke masyarakat luas.

“Jadi mainnya bukan pasar exclusive! (meskipun produk sangat berkualitas)” sebut beliau.

Join sebagai distributor. Jadilah yang pertama di kota anda. 
 Klik disini ! 

 
VII. Tips menjadi distributor yang sukses.

Setelah anda menjadi distributor celana LGR nanti, berikut disajikan tips sukses menjual dari pak Eko. Tentu saja tips ini bukan sembarang tips. Tetapi tips yang sudah teruji dijalankan oleh seorang seller/ sales yang sudah bertahun-tahun malang melintang di dunia penjualan offline dan telah menghasilkan penjualan yang banyak.

Bahkan yang paling fenomenal, pak Eko mengaku selama berjualan braket TV bisa menghasilkan tingkat closing 50 %. Artinya dari 10 penawaran yang beliau masukkan ke toko distributor produknya, setidaknya ada 5 toko yang menerima produknya. Ini adalah persentase yang sangat tinggi.

  
Tips-tips dari beliau tersebut adalah sebagai berikut :
 
Tips 1 : Lebih dari satu supplier
Ini adalah tips yang sudah diketahui semua toko/ distributor dan sudah mafhum umum dijalankan. Namanya toko pasti memiliki banyak produk dengan jenis yang berbeda-beda. Namun tetap main core jenisnya sama.

Semisal toko elektronik, tentu dia tidak hanya menjual kabel saja, meskipun kabel saja juga berbeda-beda tetapi namanya toko elektronik juga menjual kebutuhan produk elektronik yang lain semisal saklar, bola lampu, dan yang lainnya.

Adapun untuk toko pakaian (olahraga), anda bisa juga menjual produk sejenis seperti kaos, kaos singlet, jersey kostum, kaos kaki, dan yang lainnya. Lebih dari itu andapun bisa mengambil variasi celana sport juga, tidak harus selalu ambil dari LGR. Sehingga konsumen anda memiliki banyak pilihan. LGR tidak membatasi distributornya.

Tips 2 : Anda harus memiliki karakter dasar sebagai seorang seller. 
Memang benar bahwa setiap seller/ sales memiliki karakter yang berbeda-beda sebagai ciri khas masing-masing. Akan tetapi karakter dasarnya selalu ada. Di antara Karakter seorang seller tersebut adalah harus sebagai berikut :

1.Ramah, 
Tidak bisa tidak, seorang seller harus memiliki karakter dasar sebagai orang yang ramah. Karena namanya psikologis manusia itu sudah paten pasti menyukai orang yang ramah lebih daripada menyukai orang yang menjengkelkan. Maka jadilah orang yang ramah.

Tips paling gampang untuk menjadi orang yang ramah adalah dengan selalu tersenyum. Singkirkan semua beban dengan cara tersenyum .Tidak usah banyak prasangka entar saya dicap sebagai begini dan begitu, senyum aja setiap saat.

Maka rasakan energi positif akan selalu menyertai anda. Tidak jarang hanya melalui senyuman closing demi closing akan menyertai anda. Kelihatannya ini tips sangat dasar dan semua orang bisa melakukan, tapi ternyata tidak seperti itu.

Banyak seller karena merasa keakuannya yang terlalu besar menyebabkan bahkan hanya sekedar untuk menekuk bibir mengumbar sedikit senyuman saja tidak bisa.

Penulis sendiri sudah sering mendapatkan seller yang seperti itu. Ini tidak baik. Meskipun taruhlah banyak beban yang dirasakan, tetaplah mengumbar senyum. Meskipun akan dicela orang sebagai pecundang, looser, atau bloon misalnya tetaplah tersenyum.

Senyumlah selalu dimanapun dan keadaan apapun Senyumlah selalu dimanapun dan keadaan apapun

 
Karena senyuman adalah seperti pelita. Dia memancarkan energi positif ke ekosistem sekitarnya. Coba saja. Senyum setiap saat. Entah jualan anda laku atau tidak, entah diterima orang atau tidak, entah mendapatkan sanjungan atau celaan, entah dapat respon baik atau tidak, sudah senyum saja. Tak usah banyak tanya.

 
2.Selalu komunikatif dengan pelanggan
Anda juga kudu komunikatif dengan pelanggan anda. Setiap orang yang pertama kali mendatangi anda pada dasarnya di benaknya terdapat segepok pertanyaan. Selalu sapa siapapun yang mendatangi toko anda.

Jangan biarkan dia kebingungan atau dia salah tingkah karena merasa dicuekin. Bekerjalah tanpa pamrih penjualan, niscaya penjualan akan datang sendiri ke anda. Orang yang diam saat mendekat, artinya dia belum tahu, maka beritahu. Anda bisa melihat secara sekilas karakter orang tersebut.

Yang penting sapa dulu dan tanyakan apa yang bisa dibantu. Meskipun anda sedang sibuk melayani orang lain, sapa saja dulu dan tanyakan kebutuhannya apa. Baru kemudian masukkan dia ke daftar list antrian yang anda layani.

Jangan pula membuat antrian yang buruk dimana orang yang baru datang karena orangnya teman akrab anda, atau dia supel dan berani gaul malah anda jadikan lebih awal anda layani, Ini tidak baik.

Selain dzolim pada yang lebih dulu hadir, anda juga membuat yang datang duluan menjadi sebel dan bisa-bisa tidak akan datang lagi ke tempat anda. Sekalipun dia anak-anak perlakukan hal yang sama. Karena hak dia juga sama sebagai pembeli anda.

Kalaupun seseorang tidak jadi membeli maka tidak mengapa karena setidaknya anda sudah melakukan pencerahan pada hidupnya. Siapa tahu besoknya dia datang lagi, sukur-sukur bawa teman. Karena sebelumnya sudah anda layani dengan baik, dia sudah tahu dimana jika membutuhkan barang yang sama dan pelayanan prima, dia akan mendatangi toko anda.
 

3. Berikan Perhatian yang tulus
Kata kuncinya ada 2, yaitu : perhatian dan tulus. Jika hati anda dalam memberikan perhatian belum bisa tulus, maka paksa saja setulus mungkin. Nanti lama-lama juga akan bisa insyaAllah.

Tips ini bisa anda implementasikan juga dengan cara menghubungi dia via whatsapp/ telepon ketika anda sedang agak senggang.

Jaman sekarang sudah ada whatsapp. Whatsapp adalah aplikasi umum yang dimiliki hampir semua orang. Sapa aja dia. Tanyakan kabar, jangan lupa sebut namanya. Tapi jangan salah eja ya. Sampaikan ke dia bahwa anda senang sekali tempo hari telah datang ke toko anda walaupun mungkin tidak membeli sesuatu. Tentu sebelumnya anda harus simpan nomor dia. Ini sudah masuk tips nomor berikutnya di bawah.

Selain menumbuhkan keakraban, ya barangkali saja suatu saat anda akan membutuhkan dia, anda juga secara tidak langsung membuat dia ingat kepada anda. Ingat kepada anda tentunya ingat bahwa anda adalah seorang seller produk fashion yang dalam hal ini adalah celana sportwear LGR dan juga produk-produk lain.
 
4.Jangan ovensif
Anda tentu pernah bersosial media. Siapa sih orang jaman sekarang yang tidak bersosial media. Kalau kita perhatikan di sosial media, banyak karakter orang yang buruk dalam bersosialisasi. Dari komentar-komentarnya sangat ovensif dan suka memojokkan orang.

Ada orang yang bikin status, dia banyak komentar yang memojokkan.

Anda jangan berbuat seperti itu, itu tidak baik untuk seorang seller. Anda harus mencoba memposisikan diri anda di posisi yang anda komentari, apakah dia kira-kira nyaman dengan komentar anda ?

Jika dia tidak nyaman, maka jangan lakukan komentar tersebut. Kalau anda tidak bisa menahan komentar buruk, sebaiknya anda diam saja dan cukup kasih simbol like misalnya. Ini jika bersosial media secara online.

Di dunia nyata juga sama. Sebagai seorang seller mirip sebagai seorang psikolog. Anda bisa saja akan menemui orang yang curhat dengan kehidupan pribadinya misalnya. Tak usah membalas dengan komentar yang menggurui atau ovensif. Jika anda tidak setuju, cukup senyum saja misalnya. Tak usah membandingkan dengan mengucapkan “kalau aku akan berbuat begini… “ dan sebagainya.

Itu bisa saja secara tersirat membuat orang tersebut merasa dipersalahkan jalur yang dia ambil.

Buat dia nyaman ! Fokuslah pada hal yang anda setujui dengannya. Tentu banyak hal yang anda tidak setuju dengannya, namanya manusia, itu wajar. Tetapi pasti ada hal-hal yang anda setuju dengannya, dengan kata lain persamaan antara anda dengan dia. Sudah fokus saja disana. Karena anda tidak ada kepentingan di itu semua. Kepentingan anda adalah bisnis dan menjual. Titik.

 
Tips ke-3 : Minta kontak yang mudah dihubungi
Ketika seorang pembeli pulang, mintalah nomornya. Atau kalau perlu setidaknya sediakan qr-code di toko anda untuk di scan oleh hp mereka yang berkunjung. Ini adalah salah satu cara bagi anda untuk mendapatkan nomor pelanggan anda. Jika anda tidak bisa membuatnya anda bisa googling atau tanya ke saya.

Ketahuilah bahwa mendapatkan pelanggan itu susah, kecuali yang dimudahkan Allah. Nah, oleh karena itu maka pelanggan jangan anda sia-siakan. Minta nomornya, dan jangan lupa minta juga ke beliaunya agar menyimpan nomor anda. Dengan cara ini, anda bisa mengumpulkan basis pelanggan anda. Dengan demikian anda akan mudah mengkomunikasikan jika ada produk baru ke basis audiens anda.

Simpan nomor hp (whatsapp) pembeli atau yang tanya dan minta mereka simpan nomor anda. Broadcast hanya bisa ketika saling simpan. Masukkan nomor dia ke dalam database pelanggan anda. Broadcast kan jika ada produk baru.

Anda sudah dikenal oleh pelanggan anda, jadi mudah bagi anda untuk diterimanya sebagai seorang seller. Dia tidak akan menolak. Beda jika anda belum dikenal, tiba-tiba broadcast produk. Anda akan ditolak tentunya. Orang tidak suka dikasih spam.

Bayangkan jika anda memiliki 1000 data whatsapp yang bertukar saling menyimpan nomor masing-masing dengan anda, maka anda sudah bisa mem-broadcast ke mereka setiap kali anda memiliki produk baru. Jadi lebih besar peluang untuk produk anda lebih cepat terserap oleh pasar.

Ini adalah tips rahasia yang simpel yang jarang orang mengerti, apalagi yang mengerjakan amat jarang kalau boleh dikatakan tidak ada. Ini rahasia khusus untuk anda yang mau berkembang. So ayo join LGR  disini . Hehe…

Tips 4 : Prize berkala
Misal untuk pelanggan paling setia. Komunikasikan dengan pelanggan anda bahwa anda memiliki hadiah untuknya. Biasanya jika anda adalah seorang distributor yang handal, suplier anda akan sering memberikan hadiah ke anda. Mungkin saja sebagian hadiah tersebut adalah untuk pelanggan setia anda. Mengapa tidak anda coba kasihkan prize tersebut kepadanya ? 

Tips 5 : Berikan bonus
Bonus beda dengan hadiah/ prize. Bonus paling bagus adalah bonus yang mudah diduplikasi dan di-update. Salah satu yang terbaik untuk saat ini adalah ebook. Ya… sebuah ebook. Ebook yang benar-benar membuat pelanggan anda tidak bisa berpaling dari anda. Sebuah ebook yang membantu pelanggan anda menyelesaikan masalah-masalah dia.

Give yang gratis dan mudah di duplikasi tetaplah pemberian terbaik. Contohnya adalah ebook atau video. Tapi video mungkin terlalu mahal untuk menciptakan video yang berkualitas. Ada baiknya ebook dulu, seperti ebook yang anda baca ini. Usahakan yang asli. Klo tidak asli adakalanya seseorang bisa mendapatkannya di tempat lain. Ini kurang bagus. Untuk produk LGR Sportwear ini, pasar anda adalah olahragawan/ suka olahraga. Berikan give ebook gratis yang memang anda create sendiri khusus untuk pelanggan anda (olahragawan).

Tapi give hanyalah pendukung. Kekuatannya masih tidak sekuat dengan perhatian. Karena give bermakna sesuatu pamrih, sedangkan perhatian adalah tanpa pamrih. Ataupun klo pamrih maka pamrihnya adalah ridho Allah yang terbaik. Tapi tetap bisa dikombinasi keduanya.

Kombinasi antara keduanya (perhatian dan give) tetaplah strategi terbaik. Anda bisa menjadikan give sebagai daya pikat jika anda ingin melakukan closing segera. Misalnya dengan mengatakan : “Jika bisa closing dalam 2 hari ini, akan saya berikan bonus berupa ebook… bla bla bla..” dan sebagainya. Tentu mafhumnya orang akan menyegerakan beli agar mendapatkan give tersebut.”

Anda bisa membuat ebook sendiri. Atau jika anda tidak ada waktu, anda dapat melakukan pemesanan pembuatan ebook dengan bergabung di Produkjoss Community  disini .

 
Tips ke-6 : Pastikan anda satu-satunya di kota anda
Untuk produk LGR, anda bisa menanyakan kepada LGR apakah ada distributor lain di kota anda. Kalau ada berapa jaraknya dengan jualan anda. Petakan potensi tersebut. Biasanya LGR selalu mengecek akan hal ini. Satu pengajian tidak bisa menjadi sama-sama menjadi distributor LGR.

Jarak setidaknya 2 jam perjalanan darat dari distributor lain. Dengan demikian penjualan akan merata. Jika anda sudah menjadi satu-satunya distributor di lokasi tersebut, manfaatkan benar-benar hal tersebut. Kuasai pasar di lokasi anda.

Tips ke-7 : Pacu diri anda
Tak menutup kemungkinan ke depan, akan ada target. Manusia hidup di dunia ini jika ingin berkembang harus dipacu. Tanpa pressure sulit untuk berkembang dan menjadi lebih baik.

Sistem yang ada di otak dan tubuh manusia memang sudah di-setting dari sononya untuk berkembang, tidak bisa stagnan. Terus pacu diri anda dengan terus belajar ilmu-ilmu baru mengenai penjualan, karena dinamika pasar juga akan terus berubah.

Justru ketika anda sudah puas dengan keadaan yang sekarang maka pada titik tersebut anda sudah terhenti. Belajar tidak harus dari buku atau mentor. Bahkan dari pengalaman juga termasuk pelajaran. Semua orang pasti setiap harinya mendapatkan pengalaman baru. Tinggal bisa mengambil pelajaran atau tidak. Kalau perlu tulis.

Setiap hari pasti ada pengalaman baru, dan anda punya solusinya, maka catat hal tersebut. Baca disaat anda sedang libur di hari ahad misalnya. Supaya ilmunya meresap dan masuk dengan baik di benak anda. Hingga pada suatu titik bahwa ilmu tersebut sudah menjadi mindset anda dalam bertindak melayani konsumen anda.

Tips ke-8 : bergabung komunitas
The power of komunitas adalah tips berikutnya yang sangat powerfull. Untuk berjualan LGR Sportwear, bergabunglah komunitas sport di kota anda. Anda tidak harus setiap kali datang tapi yang penting mereka tau bahwa anda ada bersama mereka. Sukur tawarkan kerjasama dengan admin.

Sukur jika anda bersedia berbagi duit ke mereka (admin) atas rekomendasi mereka untuk member mereka bersedia beli produk ke anda. Datangi mereka biar engagement yang kuat terbentuk. Sekali insyaAllah sudah cukup. Jadi bergabunglah dengan komunitas, tawarkan kerjasama dengan adminnya.

Klo komunitas masih sedikit bagaimana ? 
Jawab : Semakin banyak komunitas semakin good. Tapi ada batasnya. Paling 10 grup komunitas sudah sip. Biar anda ada waktu untuk berinteraksi di dalamnya.

Bagaimana jika saya membangun komunitas sendiri?
Jawab : boleh juga. Mungkin kelebihannya adalah anda sebebasnya bisa handle sendiri, tetapi kelemahannya juga banyak. Salah satu kelemahannya adalah bikin anda akan cepat capek. Apalagi komunitas yang hendak anda bikin adalah komunitas “pecinta” produk anda. Tentu akan susah sekali jika anda belum memiliki nama. Ya kalau apple misalnya, sudah memiliki nama besar, semua pecinta Apple tentu tidak keberatan bergabung komunitasnya. Tetapi jika anda yang bikin komunitas, waktu anda akan habis terbuang mengelola komunitas.

Lihatlah bagaimana grup-grup whatsapp dibuat, awal awal begitu bersemangat, gak lama mati sendiri. Atau paling tidak hidup segan, mati nggak mau. Capek soalnya. Bingung share konten yang memuaskan harapan audiens. Share produk melulu juga bosan ntar.

Gabung aja misal grup facebook, grup whatsapp, dst. Grup facebook wilayah anda tentunya. 
Anda juga akan menjumpai, suatu saat grup yang anda bergabung di dalamnya akan sepi. Ini bisa sebagai kesempatan bagi anda untuk tampil. Misalnya sepekan sekali anda broadcast iklan jualan anda. Kemudian di hari berikutnya share konten yang relevan dengan komunitas tersebut. Anda berjualan tidak masalah karena sudah dari awal anda memperkenalkan sebagai penjual disana.

Mungkin ke depan Produkjoss Community akan membuat ebook khusus mengenai strategi optimasi berjualan dan bagaimana cara membangun komunitas sendiri. Informasinya disini.

Tips ke-9 : Garansi 
Garansi memang tidak mesti dilakukan untuk semua produk. Akan tetapi untuk produk LGR, ada garansi. Jika barang yang dikirim tidak sesuai atau ada cacatnya, dengan senang hati pak Eko akan menggantinya. Oleh karena itu andapun bisa melakukan hal yang sama ke pelanggan anda yang telah membeli LGR dari anda. Garansi merupakan jaminan keamanan bagi konsumen. Konsumen akan merasa lebih mantab dalam membeli produk anda.

Tips ke-10 : Tekankan, penekanan terus menerus. 
Perkara ini sangat terlihat kental dari strategi bisnis yang dilakukan Pak Eko selaku owner braket TV merek ACC dan celana sport LGR ini. Dalam setiap postingan beliau selalu terasa sekali penekanan yang dilakukan. Bisa jadi karena efek sugesti kata-kata “Loss gak rewel blas” yang maknanya adalah berjuang terus tak kenal manja apapun hasil yang didapatkan.

Namun lebih dari itu konsep penekanan yang terus menerus ini memunculkan semangat dan motivasi yang tinggi. Hal inilah yang menular ke orang lain. Mereka yang menjadi distributor tertular oleh karakter berjualan yang seperti ini. Dari sana memunculkan brand bahwa LGR itu seperti itu. Jadi penekanan yang terus menerus itu penting.

Tips ke-11 : Konsisten terus menerus/ istiqomah
Dan yang terakhir adalah konsisten. Terus saja nikmati proses yang seperti itu. Dari beberapa hal di atas sesudah anda jalankan, tinggal ulangi terus. Jalankan dan terus ulangi terus menerus. Setiap hari jalankan seperti itu. Sampai benar-benar hafal dan menjadi mindset anda dalam berjualan. Tentunya juga tetap anda selipi selingan-selingan agar tidak jemu. Akan tetapi secara main core utama adalah terus seperti itu. Tentunya dengan konsep yang benar.

VIII. Testimoni Produk LGR

Sebagai tambahan berikut kami sajikan beberapa testimoni dari para pelanggan produk LGR Sportwear yang puas dengan produk-produk LGR. Sehingga anda nanti saat mejadi distributor juga tidak ragu lagi akan kualitasnya.

Testimoni LGR 1Testimoni LGR 1
Gambar 13 Testimoni 1

LGR Testimoni 2LGR Testimoni 2


LGR Testimoni 3LGR Testimoni 3
 

Gimana ? Semakin semangat untuk berbisnis bersama LGR ? Join  disini 

 

IX. Kegiatan Sosial : Gemarlah Bersedekah

Terakhir, sesudah anda mendapatkan berbagai tips/ ilmu bagaimana berdagang yang cepat menghasilkan, dan anda mampu mengimplementasikannya sehingga pada saatnya qadarullah anda mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit, ada baiknya anda untuk bersedekah. Karena sedekah tidak akan menjadikan rejeki berkurang, tapi justru anda akan lebih banyak rejeki lagi.

Namun demikian janganlah sedekah anda tujuannya hanya untuk dunia agar ditambah oleh Allah rejeki anda saja. Tetapi bersedekahlah (baca : beramallah – secara umum - ) untuk mendapatkan surga-Nya nanti. Ini penting untuk ditekankan karena banyak orang terjerumus pada hal tersebut. Beramal hanya untuk kepentingan dunia.

Allah Ta’ala berfirman :

وَمَنْ أَرَادَ الْآَخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُمْ مَشْكُورًا

“Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu’min, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.” (QS. Al Israa’: 19)

Di halaman berikutnya akan kami tayangkan gambar montase kegiatan sedekah/ bakti Sosial Pak Eko LGR.

Sebagian orang mungkin sedikit apriori mengapa kegiatan sosial kok dipublikasikan ?

Jawab : insyaAllah kembali ke niatan orang tersebut dalam mempublikasikan niatannya untuk apa. Jika niatan akheratnya tidak hilang, dan dia mempublikasikannya adalah dalam rangka menghilangkan fitnah misalnya (karena seakan orang punya duit dianggap tidak bersedekah misalnya) atau menunjukkan ke orang-orang agar tertarik ikut beramal juga maka insyaAllah ini tidaklah mengapa.

Dan kita sebagai muslim yang menjadi kewajiban kita adalah mendoakan yang bersangkutan agar Allah menjaga hatinya agar senantiasa diberi keikhlasan. Bukan malah menggelincirkannya ke dalam lubang dosa karena komentar kita yang jelek.

Dan kalau kita menasehati, maka nasehatilah secara baik sebagaimana dicontohkan para sahabat. Dengan menyepi berdua misalnya. Wallahua’lam bishowab.

Berikut montase kegiatan sosial LGR

Semoga Allah memberikan beliau keikhlasan beramal dalam hal ini semata-mata karena mengharap wajah Allah semata. Dan bagian ikhtiar kami untuk mengajak mereka yang mampu untuk melakukan yang serupa atau lebih besar lagi dari yang kami lakukan. Barakallahufikum.

Kegiatan Bakti Sosial LGR 1Kegiatan Bakti Sosial LGR 1

Kegiatan Bakti Sosial LGR 2Kegiatan Bakti Sosial LGR 2

Kegiatan Bakti Sosial LGR 3Kegiatan Bakti Sosial LGR 3

Kegiatan Bakti Sosial LGR 4Kegiatan Bakti Sosial LGR 4


Loss gak rewel blas pak Ekooo… !


---ooo00000ooo---