Integrated System

Integrated System berasal dari 2 kata serapan bahasa Inggris yaitu Integrated dan System.

 

Integrated artinya dalam bahasa Indonesia adalah terintegrasi, yakni bermakna beberapa bagian yang digabungkan menjadi satu. Kemudian kata serapan yang kedua adalah System, dalam bahasa Indonesia bermakna sistem, yang bisa dimaknai pula dengan jaringan, pola, tata, atau susunan.

 

Sehingga kalau kedua kata tersebut digabungkan menjadi satu, Integrated system dapat kita pahami sebagai : sebuah sistem/ susunan jaringan beberapa bagian yang digabungkan menjadi satu.

 

Pada penerapan secara spesifik sistem sebuah bisnis pada toko misalnya, secara bebas dapat dimaknai bahwa Integrated system dipahami dengan pengertian : sebuah software aplikasi bisnis yang dirancang untuk membantu Anda mengelola bisnis Anda dalam melakukan pembelian dan penjualan barang dalam bentuk grosir atau retail.

 

Pada penerapannya banyak istilah yang digunakan, salah satunya adalah istilah aplikasi.

 

Integrated System yang diterapkan pada pengertian spesifik bisnis ini, penggunaan istilah aplikasi kita contohkan pada penerapan yang digunakan oleh Perusahaan Distributor barang. Dengan Aplikasi yang dikembangkannya tersebut memungkinkan Perusahaan Distributor barang untuk mengontrol Stock barang yang masuk dan keluar secara continue.

 

Mudah digunakan, cukup dengan menginput data pada pada aplikasi ini, maka secara otomastis aplikasi ini akan menganalisa perkembangan penjualan usaha.

 

Sebuah proyek pekerjaan Integrated System dalam dunia Sistem Informasi, pengertiannya adalah pembangunan sistem komputasi untuk perusahaan atau perorangan dengan menggabungkan perangkat keras. Kemudian pada deretan komputer-komputer yang diintegrasikan tersebut di dalamnya diinstall satu atau beberapa perangkat lunak.

 

Dengan menggunakan integrated sistem, perusahaan dapat menyesuaikan agar lebih menekan biaya, pra-konfigurasi komponen dan aplikasi - aplikasi tambahan untuk memenuhi tujuan bisnis utama.

 

Implementasi akan disesuaikan dimana bisa saja pada beberapa bagiannya membutuhkan pemrograman asli dan bisa saja dikembangkan pembuatan program aplikasi baru. Jadi dalam pengembangan sistem yang terintegrasi bisa saja dibutuhkan programmer pengembang untuk mengembangkan sistem baru yang mendukung sistem yang lama yang telah ada (software yang sudah jadi dalam bentuk produk).

 

Integrasi adalah adanya saling keterkaitan antar sub sistem sehingga data dari satu sistem secara rutin dapat melintas, menuju atau diambil oleh satu atau lebih sistem yang lain.

 

Pengintegrasian sistem informasi merupakan salah satu konsep kunci dari sistem Informasi Manajemen. Berbagi sistem dapat saling berhubungan satu dengan yang lain dengan berbagai cara yang sesuai dengan keperluannya. Aliran informasi di antara sistem sangat bermanfaat bila data dalam file suatu sistem diperlukan juga oleh sistem yang lainnya, atau output suatu sistem menjadi input bagi sistem lainnya.

 

Secara manual juga dapat dicapai suatu integrasi tertentu, misalnya data dari satu bagian dibawa ke bagian lain, dan oleh petugas administrasi data tersebut digabung dengan data dari sistem yang lain. Jadi kalau secara manual maka derajat integrasinya menjadi tinggi. Artinya ketergabungan antar sistemnya tidak hanya mengandalkan sistem komputasi tapi juga kinerja manusia.

 

Dari pengertian ini integrasi sistem tidak hanya melulu tentang keterkaitan dan ketergabungan antar sistem dengan sistem lainnya dalam makna sistem komputasi atau jaringan komputer. Tetapi integrasi (keterkaitan dan ketergabungan) antar sistem yang dijalankan manusia (petugas administrasi) juga bisa dimaknai sebagai integrated system.

 

Konsep Integrasi sistem adalah suatu konsep sistem yang dapat saling berhubungan satu dengan yang lain dengan berbagai cara yang sesuai dengan keperluan. Hal ini sangat bermanfaat bila suatu data dalam file suatu sistem diperlukan juga oleh sistem yang lainnya atau output suatu sistem menjadi Input sistem lainnya.

 

Suatu pelaporan biasanya memang memerlukan waktu, namun demikian akan semakin banyak informasi yang relevan dalam kegiatan manajerial yang dapat diperoleh bila diperlukan. Keuntungan ini merupakan alasan yang kuat untuk mengutamakan (mengunggulkan) sistem informsi terintegrasi karena tujuan utama dari sistem informasi adalah memberikan informasi yang benar pada saat yang tepat.

 

Jadi sangat disarankan menggunakan software yang menggunakan konsep integrasi sistem karena jelas akan sangat memangkas biaya menyambungkan kebutuhan data/ file antar berbagai departemen/ divisi/ bagian dalam suatu perusahaan.

 

Software yang bersifat otomatisasi laporan mungkin sudah sangat bermanfaat jika diterapkan pada sebuah proses transaksi bisnis suatu perusahaan. Tapi tentu saja akan jauh lebih menambah manfaatnya lagi jika dibuat dengan konsep integrated karena satu lagi keuntungan yang didapat, yaitu keterkaitan/ ketergabungan antar lini sistem/ bidang pekerjaan. Dengan kata lain tidak memerlukan kurir kirim data/ file.

 

Dengan berbagai keunggulannya tersebut, sudah selayaknya perusahaan anda lebih memilih mengembangkan sistem yang berkonsep integrated. Sehingga dari sana anda tidak hanya akan mendapatkan keuntungan berupa otomatisasi pekerjaan, tapi juga keuntungan berupa ketersambungan/ ketergabungan antar lini sistem/ pekerjaan di perusahaan anda.

 

Jelas hal ini akan sangat meningkatkan efisiensi komunikasi dan transportasi data/ file/ berkas yang pada gilirannya akan memangkas biaya secara signifikan.
Jadi selain anda akan mendapatkan manfaat otomatisasi, anda juga akan mendapatkan manfaat integralisasi sistem. 

 

Nah, pertanyaanya adalah : bagaimanakah agar sukses menerapkan konsep Integrated System ini pada perusahaan kita agar tercapai tujuan yang diinginkan ? Mari kita sharing by whatsapp di link d bawah ini : 

 

Feel free to discuss anything with me !

 KLIK DISINI 
WA : 0895-3536-988-66