Kue Lumpur Maman Sidoarjo

Sejarah kue lumpur Maman Sidoarjo dimulai pada tahun 2015 di kala menyatakan diri untuk resign dari bank dan memulai hidup baru berbisnis sendiri.

Waktu itu bertanya-tanya apa yang kira-kira pasarnya masih ih ada sementara penyedia nya masih sedikit dan bisa bersaing di Google. setelah reset kesana-kemari beberapa pekan lamanya akhirnya diputuskanlah untuk mencoba berbisnis kue lumpur Sidoarjo. 


Pada waktu itu pemain kue lumpur yang ada di Sidoarjo baru bisa dihitung dengan jari. Yang terbesar kalau itu adalah kue lumpur muda-mudi Sidoarjo. Merupakan produsen kue lumpur yang mudah terkenal dan beroperasi lebih dari 20 tahun dengan 4 cabang. 

Karena mas Nanda masih belum pengalaman maka waktu itu nego dengan pemilik kue lumpur muda-mudi agar bisa dijual memiliki hak jual untuk produksinya akhirnya dicapainya kesepakatan di mana pemilik kue lumpur muda-mudi mengirimkan bahan kue adonan setiap pagi kepada mas Nanda untuk dijual.

Pada waktu itu masih belum Pak namanya juga baru pertama membuka. Sempat juga salah karena stok yang terlalu banyak. Sementara namanya kue kan ada masa basinya dimana pagi membuat biasanya malam sudah turun kualitasnya atau basi. 

Sampai akhirnya menemukan celah bahwa biasanya produksi per harinya sejumlah sekian. 

Saat ini mas Nanda dalam sehari sudah bisa setidaknya menyediakan lebih dari 500 kue. Untuk operasional usahanya mas Nanda saat ini memiliki 3 cabang yaitu yang merupakan cabang pertama adalah di di komplek ruko gelora Delta Sidoarjo. Ini merupakan cabang pertama. Kemudian cabang berikutnya adalah di rest area tol Sidoarjo Surabaya. kemudian yang terakhir adalah di Kediri dimana salah satu teman dari kpmi Surabaya menjadi reseller di sana. 

Saat ini rata-rata omset harian adalah sekitar 4 juta sampai 6 juta. Belum Kalau hari libur atau hari kunjungan biasanya membludak lebih dari 1000 kue. 

Secara umum banyak testimoni yang menyatakan bahwa kue lumpur mas Nanda Maman Sidoarjo ini cukup enak dan an lumer. Kemudian variasi rasanya tersedia 4 variasi yaitu original nangka dan yang termahal adalah durian. Rata-rata harganya Rp. 3.000 khusus untuk durian harganya Rp. 5.000.


Mas Nanda selaku pemilik usaha mengaku bahwa dulu ketika memulai bisnis ini hanya bermodalkan uang Rp. 75.000. Dana segitu mula-mula digunakan untuk membeli adonan. Dan kemudian terus berkembang sampai saat ini. 

Memang untuk bisnis itu modal bukanlah yang utama. Jadi bisnis bisa dimulai dari yang sedikit. Yang penting sabar dan dijalani secara Istiqomah insyaAllah pada saatnya akan menghasilkan sesuai dengan harapan. Salah satunya adalah mas Nanda ini sebagai pemilik kue lumpur Maman Sidoarjo.

Apa sih filosofinya kok diberi nama kue lumpur Maman? Sebenarnya sederhana saja. Maman merupakan singkatan dari mantu idaman. Ya karena dulu mas Nanda ketika merintis usaha ini masih jomblo. Maka dinamakan lah usahanya dengan mantu idaman alias Maman. Namun sekarang alhamdulillah mas Nanda sudah menikah dan memiliki dua orang putra dan putri. 

Tertarik untuk merintis bisnis kue lumpur Sidoarjo? Penggemarnya banyak dari kalangan ibu-ibu loh. Untuk menjadi reseller atau sekedar icip-icip kue lumpur Maman Sidoarjo, Anda bisa ke stand kue lumpur Maman yang ada di gelora Delta Sidoarjo, atau bisa juga di rest area Sidoarjo Surabaya tol. Atau anda bisa menghubungi WhatsApp beliau di nomor ini.

Untuk ikon kue lumpur Sidoarjo ya kue lumpur Maman. 

yang menjadi pembelajaran yang bisa kita ambil adalah dari kue lumpur Maman ini adalah bahwa memulai usaha itu tidak harus dengan modal yang besar. 

Kedua bahwa dalam usaha kita tidak boleh gengsi. mas Nanda ini adalah seorang pegawai bank dulunya yang merupakan sarjana akuntansi dari salah satu perguruan tinggi terkemuka di Jawa Timur. namun begitu menyatakan resign dari bank beliau tidak gengsi walaupun hanya jualan kue. Awalnya juga mungkin agak canggung ketika ada ibu-ibu yang datang kembali. namun setelah beberapa lama berlatih dan melayani lama-kelamaan hilang juga rasa canggung tersebut organdi dengan rasa nikmat karena setiap hari memegang duit. Perlu diketahui bahwa jualan kue merupakan fast moving produk. Sehingga setiap hari selalu ada transaksi.

pelajaran ketiga yang dapat kita ambil adalah bahwa dalam berjualan kue kita harus us perhitungan, jauhilah spekulasi. Jangan sampai dalam menyediakan stok kue berdasarkan asumsi tetapi dasarkan lah pada data sebelumnya perkiraan hari ini seperti kondisi saat ini kemarin berapa kira-kira pembelinya. Karena kalau sudah terlalu spekulan dan mengandalkan insting saja maka resikonya adalah tidak laku dan kue menjadi basi. 

Demikian semoga menginspirasi kita semua. Salam salam untuk terus bisnis.